Date: 2018-04-12 02:43:46

karya Sindy Lasifa

 

Sindy Lasifa adalah srikandi Diskar PB purwakarta,lahir di Bandung 21 Agustus 1997.

bukan hanya bertugas sebagai staff umum Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kab. Purwakarta srikandi muda ini juga menggeluti bidang prosa dan fiksi,Sindy telah menerbitkan 2 buku yang berjudul "Kisah Nyata di Balik Hidupku" dan "Antopologi Puisi Rangkaian Kata Cinta"
ada juga sepenggal kisah Sindy Lasifa yang ditulis dalam karyanya yang berjudul "Tentang Sang Biru Merah"

A. KISAH TENTANG PEKERJAANKU

Awalnya saya tidak tahu mengenai kedalaman Pemadam Kebakaran, saya menganggap seperti pekerjaan biasa, setelah saya menjadi pegawai Tenaga Harian Lepas, saya mulai mengagumi pekerjaan ini, pemadam kebakaran sangat mulia pekerjaannya, sesuai dengan  semboyannya  yang sangat mulia Pantang Pulang Sebelum Api Padam, untuk selanjutnya saya akan paparkan tentang pengalaman saya.

Awal tahun 2017 saya mencoba mengikuti test untuk masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB)

Beberapa Test  dilalui diantaranya ;

Test Wawancara

Test Fisik

Test Psikotherapy

Alhamdulillah saya dinyatakan lulus dalam test tersebut, walaupun keadaan kondisi tubuh saya saat itu sedang ngedrop, saya terus berusaha,  Alhamdulillah do’a-do’a saya kepada sang Maha Pencipta terkabulkan.

Saya belajar banyak hal tentang Pemadam Kebakaran dan penanggulangan bencana, walaupun banyak kekurangan saya akan paparkan mengenai pekerjaan yang penuh resiko ini.

Mudah-mudahan dengan  berbagi ilmu tentang pekerjaan yang digeluti sebagai Pegawai Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana dapat menjadikan pedoman bagi semua orang  untuk mencegah bencana kebakaran terjadi.

 

B. MEMBANGUN APARATUR PEMADAM YANG PROFESIONAL

1. Permasalahan dan tantangan

- Kecenderungan melajunya Peningkatan Pertumbuhan Penduduk pada Sebagian Besar Daerah .

- Pelayanan Pemerintah (Service Provider) masih belum memperlihatkan Keterpaduan & Keselarasan antar Berbagai Sektor/Bidang.

- Kecenderungan peningkatan kejadian kebakaran, baik kuantitas maupun kualitas.

- Kejadian kebakaran sering berakibat fatal.

- Bencana akibat Alam & Ulah Manusia sering bermuara pada Kebakaran.

- Meningkatnya kesenjangan dalam Sistem Pemadam Kebakaran, seperti Response Time yang tinggi, rendahnya tingkat efektivitas pemadaman kebakaran, dsb.

- Peraturan & Standar-standar Teknis tentang Kebakaran masih terbatas.

- Masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai Proteksi Kebakaran.

 

2. Aktual Issu

- Tuntutan Globalisasi yang menghendaki ditiadaannya hambatan-hambatan teknis, antara lain dengan melaksanakan Harmonisasi Standar (Standard Alignment).

- Semakin meningkatnya tuntutan terhadap Pengendalian Kualitas & Penilaian (Quality Control & Assessment) dalam rangka Pelayanan Prima & Akuntabilitas.

- Semakin meningkatnya kesadaran bahwa setiap orang berkepentingan dalam Masalah Pengamanan terhadap Bahaya Kebakaran (Safety is Everybody Business).

- Penerapan Kebijakan berbasis Pengetahuan (Knowledge-Based Policy).

- Semakin meningkatnya tuntutan terhadap profesionalisme dalam setiap pelaksanaan TUPOKSI Pelayanan Pemadam Kebakaran.

- Implementasi Kebijakan Desentralisasi (Kewenangan).

- Semakin meningkatnya tuntutan untuk menerapkan pendekatan yang berbasis kinerja (performance-based) dalam berbagai Peraturan & Desain Sistem Pemadam Kebakaran.

- Tuntutan akan Hak Asasi & Hak Perlindungan Konsumen.

 

3. Tujuan Instruksional

- Mendeskripsikan tentang Pelayanan secara Umum,Pelayanan Masyarakat & Pelayanan Pemadam Kebakaran

- Memberikan Tambahan Kontribusi

 Pengetahuan & Wawasan yang terkait dengan Pelayanan Pemadam Kebakaran

- Perumusan Alternatif Strategi Peningkatan Pelayanan Pemadam Kebakaran menuju Terwujudnya SPM Pemadam Kebakaran

 

4. Dimensi Profesional

- Bukti Langsung (Tangibles) Pelayanan yg berkaitan dg Fasilitas Fisik, Peralatan & Penampilan Personil Penyedia Pelayanan

- Kehandalan (Reliability) Ukuran Pelayanan publik yg bebas dari Kesalahan atau Kemampuan Penyedia Pelayanan dalam memberikan secara Akurat apa yg dijanjikan

- Daya Tanggap (Responsiveness) Suatu Rasa Tanggungjawab & Komitmen thd Pelayanan kpd Publik ( Masyarakat )

- Jaminan (Assurance) Jaminan/garansi atas suatu Pelayanan untuk membangkitkan Rasa Keyakinan kepada Masyarakat

- Empati (Empathy) Tingkat Perhatian & Kepedulian Penyedia Pelayanan atas Kepentingan, Kebutuhan & Keluhan Pelanggan

 

5. Kepuasan Masyarakat

- Kinerja Layanan yang Wajar :

     Suatu Penilaian Normatif yg mencerminkan Kinerja Layanan yg harus diterima Masyarakat/public

- Kinerja Layanan Ideal :

Tingkat Kinerja Layanan yg Optimal, yg sesuai dg Harapan Masyarakat/Publik

- Kinerja Layanan Mendatang :

Berbagai kemungkinan kinerja layanan nantinya

 

6. Evaluasi Masyarakat

- Diskonfirmasi Positif     ? Kepuasan Masyarakat

- Konfirmasi Sederhana  ? Respon Netral Masyarakat

- Diskonfirmasi Negatif   ? Ketidakpuasan Masyarakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Pelayanan Masyarakat

Wujud Pelayanan Pemerintah (Service Provider) yg benar-benar memberikan Kepuasan kpd Masyarakat (Service Recipient), yg dilayani secara Santun & Profesional dg Mekanisme & Prosedur Sederhana, Lancar, Tertib, Adanya Kepastian akan Waktu Penyelesaian & Biaya serta Kepastian Hukum ” (Hadi Saputra:2011)

- Pelayanan Masyarakat merupakan suatu Kewajiban yg harus dilaksanakan Aparatur Pemerintah.

- Objek yg dilayani adalah Masyarakat (Publik).

- Bentuk Layanan : Barang / Jasa yg sesuai dg Kebutuhan Masyarakat & Peraturan Per-UU-an yg berlaku.

 

8. Pengelolaan Pelayanan Masyarakat

- Merencanakan 

• Identifikasi Kebutuhan Masyarakat

• Karakteristik Kualitas Pelayanan

• Sumberdaya yang dibutuhkan

- Memproses > Membuat (Mengolah)

- Menyerahkan > Hasil Layanan

- Keluhan > Kepuasan Masyarakat

Category:
Berita
Website:
diskarpb.purwakartakab.go.id